Sabtu, 7 Julai 2018

Catatan kehidupan menjadi anak tengah

Kala Alur Hidup Si Anak Tengah Berfilosofi 




Siapa yang tidak ingin mendapatkan kasih sayang dan perhatian dari orang tuanya. Semua anak pasti menginginkan kasih sayang dari orang tuanya. Entah itu anak sulung, bungsu, maupun anak tengah. Untuk blog kali ini, saya akan sedikit bercerita tentang kehidupan menjadi anak tengah.


Anak tengah biasanya memiliki sikap yang berbeda dari saudara-saudaranya. Bisa saja dia yang paling pendiam, paling nakal, atau paling baik. Yang jelas, berdasarkan survey di dunia ini tercatat bahwa anak tengahlah yang paling menderita di sebuah keluarga. Misalnya terdapat tiga bersaudara. Maka anak kedualah yang paling menderita. Hal ini kebanyakan disebabkan karena kurangnya perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya.  

Hal ini terjadi pada anak yang berusia 7 tahun. Anak itu bernama Alifya Tsabita Nur Rahma. Panggil saja dia Fiya. Lebih mudahnya, aku memanggilnya dengan sebutan Cepi. Cepi, itulah panggilanku sehari-hari untuknya. Si gadis imut berkulit sawo matang, hidungnya yang pesek, pipi tembem nan halus, ditambah dengan bola mata bulat yang tampak berbinar setiap orang memandangnya. Gadis tersebut sangatlah lucu dan menggemaskan.

Dia anak kedua dari tiga bersaudara.  Ibunya mengandung ketika dia masih berusia satu tahun. Cepi pun mempunyai adik ketika ketika dia belum genap berusia dua tahun. Sejak ibunya hamil, Cepi kurang mendapatkan kash saying dan perhatian dari orang tuanya. Anak kecil yang seharusnya masih digendong, disuapin makan, dan dimanjakan. Tapi hal itu tidak dirasakan oleh Cepi. Bagaimana tidak? Ibunya hamil di usia Cepi yang masih sangat kecil. Sementara kakak kandung Cepi sama sekali tidak mau mengurusnya. Ayahnya sibuk mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Kepada siapa gadis mungil ini menangis?

Setiap hari dia datang kepadaku. Kebetulan rumah kami bersebelahan. Setiap dia menangis, dia akan ke rumahku. Aku selalu menghabiskan waktu untuk bermain dengannya. Aku juga tidak mempunyai adik.  Dia sudah kuanggap seperti adikku sendiri. Aku selalu menyuapi dia makan, mengajaknya bermain, mengajaknya jalan-jalan, memandikannya, dan lain-lain. Kami begitu dekat dan akrab. Bahkan dia lebih akrab denganku dibandingkan dengan kakak kandungnya.

Aku merasa sangat iba dengan gadis itu. Gadis sekecil itu harus bersandiwara untuk tetap tersenyum walaupun dia sedang bersedih. Jika ia menangis, maka pukulan dan kemarahan yang ia dapatkan dari keluarganya. Tak jarang ia mendapat pukulan dari kakaknya. Apa salah gadis mungil ini? Tangisannya begitu mengharukan dan jeritannya menyayat hati. Gadis sekecil itu dipaksa untuk bersandiwara dan bersikap dewasa. Tidak ada yang memahami bahwa gadis kecil sepertinya sangat membutuhkan kasih sayang dan dimanja. Orang tuanya lebih mengurus anak ketiganya yang masih bayi. Tidak ada yang menyadari bahwa dia adalah seorang anak-anak. Anak-anak yang dipaksa untuk bersikap dewasa.

Hal ini membuat anak sangat tertekan. Dia tak pernah merasakan hak yang selama ini ia juga berhak mendapatkannya. Hak itu telah terampas dan hanya menjadi angan-angannya saja. Dia menjadi tidak nyaman berada di rumah. Seharusnya di rumahlah dia bisa merasakan kebahagiaan. Dia harus menghormati kakaknya dan mengalah kepada adiknya. Kakaknya hanya menyayangi adik bungsunya. Sehingga adik bungsunya tumbuh menjadi anak yang manja. Di sini, Cepi yang tertindas. Adiknya selalu menyalahkannya dan kakaknya selalu mendukung perbuatan salah adik bungsunya. Kepatihan ini harus dihadapi Cepi setiap hari. Gadis kecil yang sangat malang. Alur hidupnya berfilosofi bahwa ia kurang mendapat kasih sayang.









 Pesan untuk orang tua:

Sebaiknya orang tua menyayangi semua anak-anaknya. Mereka harus meluangkan waktu untuk memberi    perhatian untuk anak-anaknya. Orang tua harus memberi hak untuk anak-anaknya. Tidak ada manusia yang adil di dunia ini. Karena yang adil hanyalah Allah swt. Manusia hanya bisa berusaha untuk bersikap adil. Maka berusahalah untuk vbersikap adl agar mendapatkan rahmat-Nya.

Pesan untuk kakak:
Seorang kakak seharusnya tidak berlaku terlalu keras, bersikap sabar, dan menyayangi  semua adiknya.